investasi-sengon

Investasi Kavling Tanah Kebun Serta Tanaman Sengon dan Jabon

MENGENAL SENGON/ALBAZIAH, KEGUNAAN, DAN HARGA PASAR

TANAMAN SENGON/ALBAZIAH

Sengon dalam bahasa latin disebut Albazia falcataria, termasuk famili Mimoseceae, keluarga petai-petaian. Di Indonesia, sengon memiliki beberapa nama seperti berikut: Jeunjing (Jawa); Jeunjing Laut (Sunda); Kalbi, Sengon Landi, Sengon Laut, atau Sengon Sabrang Jawa (Maluku); Seja (Ambon); Sikat (Banda); Tawa (Ternate); dan Gosui (Tidore).

                      Gambar 3. Bibit Sengon

 

Bagian terpenting yang mempunyai nilai ekonomi pada tanaman Sengon/Albaziah adalah kayunya. Kayu Sengon/Albaziah dapat dipanen dalam usia 3 atau 5 tahun, dengan ciri bentuk batang sengon bulat dan tidak berbanir, kulit luarnya berwarna putih, tidak beralur, dan tidak mengelupas, tingginya bisa mencapai 30 - 45 meter dengan diameter batang 70 - 80 cm, berat jenis kayu rata-rata 0,33, termasuk kelas awet IV-V dan merupakan tumbuhan pionir yang dapat umbuh di lahan terbuka/kritis seperti tanah liat, tanah lempung podsolik coklat dan tanah berbatu.

                                            Gambar 4. Sengon Kupas

 

Tajuk tanaman Sengon/Albaziah berbentuk menyerupai payung dengan rimbun daun yang tidak terlalu lebat. Daunnya tersusun majemuk menyirip ganda dengan anak daunnya kecil-kecil dan mudah rontok. Warna daun Sengon/Albaziah hijau pupus, berfungsi memasak makanan dan sekaligus penyerap nitrogen dan karbondioksida dari udara bebas.

Sengon/Albaziah memiliki akar tunggang yang cukup kuat menembus kedalam tanah, akar rambutnya tidak terlalu besar, tidak rimbun dan tidak menonjol kepermukaan tanah. Akar rambutnya berfungsi untuk menyimpan zat nitrogen, oleh karena itu tanah disekitar pohon Sengon/Albaziah menjadi subur.

Bunga tanaman Sengon/Albaziah tersusun dalam bentuk malai berukuran sekitar 0,5 - 1 cm, berwarna putih kekuning-kuningan dan sedikit berbulu. Setiap kuntum bungan mekar terdiri dari bungan jantan dan bunga betina, dengan cara penyerbukan yang dibantu oleh angin atau serangga.

Buah Sengon/Albaziah berbentuk polong, pipih, tipis, dan panjangnya sekitar 6-12 cm. setiap polong buah berisi 15 - 30 biji. Bentuk biji mirip perisai kecil.

 

KEGUNAAN POHON SENGON/ALBAZIAH

1. Dipakai untuk sektor industri Kayu Lapis, karena Sengon/Albaziah memiliki mata kayu yang minim, bentuk batang silindris, diameter besar, dan memiliki serat yang lurus, serta mudah dikeringkan.

2. Untuk Konstruksi Bangunan. Awalnya konstruksi bangunan banyak menggunakan kayu Pinus dan Konifer, namun seiring dengan persediaannya yang makin tipis, maka kayu Sengon/Albaziah yang lebih cepat tumbuh kemudian digunakan sebagai penggantinya, memiliki struktur kayu yang ringan dengan tingkat kekuatan yang cukup baik. Hingga saat ini diminati oleh negara Jepang karena kayu ini tahan terhadap gempa.

3. Digunakan untuk industri Pulp (Kertas). Karakteristik kontur warna Sengon/Albaziah yang berwarna putih serta memiliki nilai artistik serta seratnya bisa digunakan variasi oleh arsitektur.

4. Pengganti kayu Jati dalam industri Mebel. Tingkat kekerasan level 3 pada kayu Sengon/Albaziah memenuhi syarat sebagai alternatif pengganti kayu Jati.

5. Industri lainnya seperti industri Palet, industri Pollywood/Triplek, industri korek api, dan lain sebagainya.

 

HARGA KAYU SENGON/ALBAZIAH

Harga kayu sengon per kubik pada tahun 2011 (PERHUTANI):

1. Diameter 30-39 cm, Rp900.000,- 3. Diameter 50-59 cm, Rp1.100.000,- 

2. Diameter 40-49 cm, Rp1.000.000,-  4. Diameter > 60 cm, Rp1.200.000,-


HARGA KAYU JABON

Harga kayu sengon per kubik pada tahun 2011 (PERHUTANI):

1. Diameter 30-39 cm, Rp1.050.000,- 3. Diameter > 50 cm, Rp1.250.000,- 

2. Diameter 40-49 cm, Rp1.150.000,- 


Harga ini diprediksi akan mengalami kenaikan seiring dengan tingkat kebutuhan dan permintaan yang semakin bertambah tiap tahunnya, sedangkan persediaan kayu Sengon/Albaziah semakin lama semakin terbatas. 

 

Members Area